kayuh terus sepedamu!

22 Januari 2013

Another ME time!

Seiring kondisi tubuh yang terus melemah di musim hujan ini, rencana merutinkan olahraga harus dipatrikan dalam diri *aih*. Entah kenapa sepeda jadi pilihan yang tepat. Lebih enak aja kalau pergi jauh-jauh menikmati Bandung sebenar-benarnya Bandung memang terasa pas jika menggunakan sepeda.

2

Setelah terlalu nyaman hanya bersepeda di sekitaran rumah dan lingkungan yang aman, mencoba berpetualang ke jalan raya menjadi tantangan tersendiri. Sereeeemm disalip kendaraan bermotor. Jalanan keras bro! Rute perjalanan kali ini: Dago-Sultan Agung-BIP-Belitung-Sumatera-Bali-Banda-Riau-Gasibu-Dipatiukur. | Itu bukan keliling Indonesia, cuman mengelilingi jalan yang kebetulan namanya daerah-daerah yang ada di Indonesia.

Jalur (bukan) untuk sepeda

3

(seharusnya) jalur sepeda ini membuat para pengendara sepeda merasa aman dan nyaman. Akan tetapi, kalur tersebut disalahgunakan oleh oknum tertentu sebagai lahan parkir. (kalaupun) tidak ada yang parkir, biasanya malah dilalui oleh kendaraan bermotor. #IndonesiaBanget 

Persis ketika saya menggunakan lajur sepeda daerah dekat taman lalu lintas, kendaraan umum tiba-tiba menyalip dengan kecepatan tinggi. Alhamdulillah saya masih selamat. Satu lagi yang nyebelin, pejalan kaki enggan menggunakan trotoar, jangan salahkan saya ketika mereka tiba-tiba muncul dari balik mobil yang terparkir lalu saya menabraknya. *hehe😀

Sepeda ramah lingkungan

IMG-20130122-01861

Ada satu hal yang menarik perhatian saya ketika melintas di Jalan Dago. Bertemu dengan Sepeda Ramah Lingkungan. Bukannya tidak aneh? Menggunakan sepeda memang ramah lingkungan karena tidak berasap. Tapi yang satu ini berbeda. Sepeda unik ini dimodifikasi oleh sang pemilik dengan menambahkan accesories berupa dua tong tempat sampah. Fungsinya tentu untuk menyimpan sampah yang dipungut. Tidak hanya itu, fungsi keranjang sepeda pun digunakan untuk menyimpang berangkas sampah. Ditambah lagi kata-kata persuatif untuk tidak membuang sampah sembarangan!

Kembali ke Masa Lalu~

4

Ketika melintas di Jalan Belitung kesempatan itu tidak saya sia-siakan untuk mampir sebentar di SMAN 3 Bandung untuk sekedar istirahat, makan, dan tentunya mengenang masa-masa indah. #waktuSMA punya langganan pedagang bubur, bukan haji sulam, namanya Mang Aep. Beliau sosok yang paling dekat dengan semua siswa baik dari SMAN 3 maupun SMAN 5. Tidak heran ketika beliau ditimpa musibah berupa sakit banyak yang membantunya dan tentunya bantuan modal untuk usahanya sekarang. Selain itu, bubur Mang Aep memang enak dan murah.

IMG-20130122-01869

Bubur Mang Aep: Satu mangkok bubur + Satu gentong kerupuk (Rp5000)

 

Trotoarku, Penyelamat Hidupku

Karena hari itu pertama kalinya saya mengendarai sepeda di jalan raya, dan sedikit banyak takut dengan kendaraan bermotor, saya memanfaatkan trotoar untuk jalur sepeda yang lebih aman. Ketika jalanan dirasa tidak aman, saya menenteng sepeda melalui trotoar. Memang trotoar penyelamat hidup. #AndaiTrotoarTidakAda…….gak bisa sepedahan!

Ternyata bersepeda menyenangkan, kayuh terus sepedamu😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s