Cinta: tentang Menunggu

Kali ini cinta harus menunggu

Tidak boleh terburu

Tidak boleh menggebu

 

Cinta sudah di tepian

Kau masih saja berjalan-jalan

Melihat apapun yang kau suka

Cinta tetap sabar menunggu

 

Bertanya: sedang jalan memutar ya?

Tenang saja,

Cinta tetap harus menunggu

Untuk kau kembali datang dan mengatakan, aku pulang

 

(c) arahmatangin. Jakarta, 9 Februari 2015.

 

Advertisements

One response to “Cinta: tentang Menunggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s